Pelaksanaan Upacara Bendera Dalam Rangka Merayakan HUT ke-79 RI di Pondok Modern Al-Rifa'ie 2

 

Foto kyai Saat Menyerahkan Piagam Penghargaan Kepada Para Kepala Sekolah Pondok Modern Al-Rifa'ie 2

MALANG | JURNALISTIK 2024 : Dalam pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI beliau Kyai Muflih Zamachsyari SE.MM memberikan piagam penghargaan kepada kepala sekolah seluruh UNIT di pondok modern Al-Rifa'ie 2 sebagai tanda apresiasi kyai kepada para kepala sekolah karena telah berjasa membantu para santri menuntut ilmu dan menjadikan para santri yang sebelumnya tidak bisa menjadi bisa.

Dalam pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI di pondok modern Al-Rifa'ie 2 yang melibatkan 9 petugas upacara salah satunya pemimpin upacara yang dipimpin oleh ananda alix dan di inspekturi oleh ustad Mahmud dan pastinya juga ada komandan pleton yang perankan oleh ananda faruq,farel,khariri,aflaqha,dan juga galih dan juga melibatkan 15 pasukan pengibar bendera.

Tak kalah menarik juga setelah selesainya pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI diadakan juga beberapa lomba yang dapat diikuti oleh santri salah satunya adalah lomba balap sarung,tarik sarung,futsal sarung,kepala air,trenggiling,volly air yang juga dapat membangun rasa ketoleransian dan kegigihan santri agar tidak kesulitan menghadapi masalah saat turun ke lingkungan masyarakat.

Tujuan semua kegiatan yang diselengarakan saat HUT ke-79 RI bertujuan untuk menghilangkan adanya perundungan atau pembullyan yang ada di pondok modern Al-Rifa'ie 2 karena perilaku tersebut sangat tidak mencantumkan nilai-nilai pancasila karena dapat membuat si korban menjadi terganggu maka dari itu di selenggarakan nya lomba-lomba yang dapat membangun rasa persaudaraan dan patriotisme para santri Al-Rifa'ie 2.

Pelaksanaan upacara merayakan kemerdekaan HUT ke-79 RI memiliki makna khusus untuk para santri dan membangun rasa kebanggaan santri terhadap para pahlawan yang berjuang untuk indonesia dan juga seperti amanah inspektur upacara yang di sampaikan oleh ustad Mahmud M.Pd yaitu ''Kita oleh Allah diberi situasi yang aman dan damai,dengan kemerdekaan kita dapat membangun bangsa,dan juga jangan menganggap kewajuban sebagai tekanan,jadilah orang yang terus melaju menuju Indonesia emas''.


Pewarta:Muhammad Krisnahadi Dzulfikar
Penulis:Fadillah El Fonda



























Komentar

Postingan populer dari blog ini

~SAKIT~

AKEN KHAN KAYANA/VII B. (BIOGRAFIS JURNALISTIK, PERKENALAN.)