CINTA PERTAMAKU
![]() |
| Pict by Milenial News |
Jovan ini orangnya sangat pintar sehingga dia masuk di kelas unggulan,yang bernam (BRILIAND CLAS).di kelas ini banyak murid-murid yang sanngat cerdas dan hebat. Tetapi sayangnya jovan ini tidak memiliki teman baik ,semua temanya ini berperilaku buruk kepadanya ,jadi bisa di sim pulkan juga bahwa meskipun kelasnya unggulan,tetapi muridnya hebat dan cerdas dalam bidang kejelekan.
Setelah itu jovanpun pergi ke kamar mandi, setelah jovan keluar dari kamar mandi dia melihat salah satu ketua osis cewek yang bernama dinda, dinda ini masuk kelas tercantikyang berada di depan kelas jovan. Setelah itu jovan pun menyapa dinda dengan senyuman tetapi dinda juga menyapa jovan dengan senyuman yang lebih manis, sehingga membuat jovan pun tersalting-salting.
Beberapa saat kemudian jovan pun pulang kerumahnya karena mengetahui pelajaran keduanya kali ini adalah matematika yang ia benci, tetapi setelah menaiki sepeda motor, jovan pun di panggil oleh dinda "Hei! mau kemana kamu?" ucap dinda
"Mau pulang kenapa emang ?" jawab jovan
lantas setelah itu dinda pun izin kepada jovan untuk mrngan tarkan dia pulang , jovan pun lantas memberi tumpangan kepada dinda agar dia bisa pulang kerumah nya. Setelah sampai di rumah dinda jovan pun bertanya kepada dinda"kenapa sepi sekali rumah nya ?" kata jovan
lantas dinda pun menjawab "iya karena orang tuaku ke luar negri, jadinya ya sendirian deh" .
" eh nama kamu siapa?" kata dinda lagi
" jovan kak" jawab jovan
setelah itu dinda menjelaskan bahwa akhir- akhir ini ia merasa kesepian dan tidak punya teman bermain , dan kemudian dinda pun memegang tangan jovan dengn lembut sembari berkata " maugak jadi pacar aku", jovan pun tidak menyangkah cewek yang tadinya bertemu dia di toilet sekarang menjadi pacarnya lantas jovan menerima perkataan dinda dengan senang.
Keesokan harinya jovan pun mengajak dinda untuk bermain-main ke taman sekolah, dan betapa senangnya dinda saat sesampainya disana, karena ia melihat kado besar yang telah disiap kan oleh pacar barunya itu, dinda pun lantas mencium jovan karena telah memberikan kado boneka yang berada di taman itu.
PENULIS: NUR AHMED FAHAT AL-GHOZZAM

Komentar
Posting Komentar