Cara MEMPERBAKI dan MEMPERBARUI NIAT
”Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar).” (QS. Al-Bayyinah [98]:5).
dan Hadist tentang Niat, “Sesungguhnya setiap perbuatan itu diberi ganjaran sesuai dengan niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan ganjaran sesuai dengan niatnya, maka barangsiapa yang hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya untuk urusan dunia, atau untuk wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah untuk apa yang diniatkannya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Ayat tersebut dan Hadist diatas ini menjelaskan bahwa niat itu sebuah ketaatan terhadap agama yang diperbarui oleh niat yang baik, dan didasari oleh sebuah keyakinan yang besar terhadap diri sendiri tentang hal hal yang baru, positif, dan baik untuk memulai hal yang baru. Ada juga saya mengatakan "Cara memperbarui dan memperbaiki niat yang benar itu bagaimana..", hal ini telah saya sampaikan niat itu tergantung dirimu sendiri dan tidak memiliki tujuan yangh lain kecuali hal yang baru. Niat itu hanya kepada Allah SWT. yang mengadili hati kita dan kita mencoba untuk memulai niat yang baik dan bagus, disertai kegiatan yang baru dan ikhlas.
Menurut pandangan saya niat itu ada dua, niat yang Baik dan Buruk. Niat baik itu tidak hanya diraih oleh hal hal yang menyebabkan kita berpikir bahwa, niat itu dari seseorang Alim, Baik, dan Dipercaya. Tidak, dan itu salah.., karena niat yang baik itu juga dipengaruhi oleh hati kita juga tentang mempersamakan, cara memberbarui niat, dari orang yang Alim dan diri kita sendiri. Kita bisa saja menjadi orang yang Alim dan memberi tahu bahwa cara memperbaiki niat itu tidak hanya dari kita, namun merekalah yang percaya pada diri mereka sendiri dan percaya betul kepada orang yang ia percayainya. Dan yang kedua, Niat Buruk, kesan terhadap niat yang buruk dapat mempengaruhi semua akal pikiran kita dan bahkan, juga dapat mempengaruhi orang lain jika niat kita buruk dan jelek. Hal ini terjadi karena jika atau semisal, niat kita yang buruk akan merusak semua pikiran yang telah terjangkup hal hal yang masih kosong dan belum siap alias, masih memiliki hal hal yang ingin diisi.
Dari hal ini kita dapat mempelajari bahwa, niat itu bukanlah hal yang mudah dan tidak gampang kita dapat pelajari, bahkan saya saja yang ingin menjelaskan tentang hal ini, masih saja merasa tidak sanggup, aneh dan susah bagi saya. Jika ada ulasan dari teman teman dan ustadz atau uztadzah, saya sangat meminta tolong tentang hal ini, karena saya juga ingin mempelajari dan mencoba merapikan, memperbaiki,membetulkan pikiran saya tentang hal ini, dan juga mencoba memberikan ulasan ulasan yang seadanya dari pikiran saya.
Sekian terima kasih, jika ada salah mohon dimaafkan dengan sebesar besarnya karena saya juga masih berstatus pelajar, sekali lagi terima kasih dan..,
Akhrotul Kalam Wassalamu'alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh..
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar