Persahabatan Sejati
Saat ini aku sedang duduk dikelas 3 SMA. Hari-hari ku selalu kujalani bersama Arka, Gilang, dan Adil. Sudah hampir 9 tahun kita lalui bersama.
Besok adalah hari kelulusan sekolah mereka, yang berarti kita berempat akan berpisah melanjutkan kehidupannya masing masing. Sebagai perayaan kelulusan mereka, aku berencana untuk merayakannya dengan mentraktir mereka makan malam disebuah tempat makan.
"Ar, Lang, Dil kan besok udah hari kelulusan kita nih, gimana kalo besok malam aku traktir makan malam?" Aku bertanya tentang pendapat mereka jika aku ajak makan malam.
"Boleh tuh, gimana Dil?" Gilang menjawab dan bertanya tentang pendapat Adil.
"Ayo aja sihh,enak tuh makan makan, kamu gimana Ka?" Adil langsung tertarik jika makan makan, karena Adil yang paling suka makan.
"Aku ikut aja sih" Jawab Arka singkat.
"Yaudah deh, besok malam kita ketemuan di rumahku dulu ya?" Tanyaku kepada mereka.
"Okee, kabarin ya besok" Jawab mereka sahut-sahut an.
"Sip deh" Mantapku.
Keesokan harinya setelah acara kelulusan sekolah, mereka pun sedang bersenang senang dengan hasil sekolah nya selama itu.Dan mulai bertanya tentang makan malam yang akan ditraktir oleh Reza. Reza pun membuat kesepakatan jam berapa mereka ke rumahnya.
Pada malam harinya teman teman Reza pun mulai berdatangan di rumahnya.
"Mana nih Adil sama Arka?" Tanya gilang karena ketika dia datang mendapati hanya ada Reza dirumahnya.
"Masih perjalanan mereka" Jawabku singkat. Tak lama setelah itu Adil dan Arka datang bersamaan.
"Maaf lama ya hehe" Adil memulai pembicaraan sambil berjabat jabat tangan dengan teman-temannya.
"Maklum, macet tadi di jalan" Sambung Arka dengan menyalami teman-temannya.
"Bisa aja alasannya" Jawab Gilang dengan ekspresi tidak percaya.
"Yaudah, langsung apa gimana nih?" Tanyaku kepada mereka.
"Langsung aja lah laper nihh" Jawab Adil dengan semangat.
"Yaudah deh,langsung naik mobil aja" Suruhku untuk segera menaiki mobilku.
Pada saat itu juga mereka langsung menaiki mobilku. Ketika mereka sudah masuk semua, aku yang menyetir mobil pun langsung menancap pedal gas. Mereka didalam mobil pun saling berbincang bincang, saling bercanda tawa. Merayakan hari kelulusannya. Tiba-tiba Arka mengubah Topik pembicaraan.
"Perasaanku kok nggak enak ya?" Arka merasa cemas pada saat itu.
"Udahlah, dibikin santai ajaa, makan yang traktir juga Reza kok" Jawab Gilang dengan tertawa.
Tak lama setelah itu hal yang dikhawatirkan Arka pun terjadi. Terdengar seperti suara seretan dari belakang, yang ternyata itu adalah truk yang remnya blong. yang mana didepan mobil Reza adalah jurang.
"Awasss Zaaa, dibelakang ada truk remnya blongg" Ucap Adil dengan panik.
"Waduh udah gabisa sih ini" Ucap Reza dengan tenang walaupun hatinya juga sedang kacau.
"Aaaaaaaaa" Teriak mereka serempak.
Brukkkk
Truk itu dan beberapa mobil lainnya pun terjatuh ke jurang, termasuk mobil Reza. Perayaan kelulusan yang ditunggu-tunggu mereka pun hilang dalam sekejap. Tidak ada lagi perayaan kelulusan bagi mereka. Malam setelah hari kelulusan mereka malah menjadi bencana bagi mereka.
Setelah 1 minggu pencarian, keempat sahabat ini ditemukan dalam kondisi luka-luka dan hilang ingatan. Mereka tidak tau jati diri mereka siapa. Persahabatan mereka yang sudah 9 tahun itu hilang dalam sekejap. Perayaan kelulusan itu hanyalah angan angan mereka saja.
Komentar
Posting Komentar